Menu..
HOME
THE DIARY
FROM MY KITCHEN
MY POEMS
ARTICLES
PHOTO GALLERY
Latest Post..
Popular
Lastest Comments
Cinta yang Sederhana...
bole ga????
bole aku jadiin catatan ga di fb ku???
22/11/09 13:42 More...
By iin

membuat pancake itu mudah!
pertanyaan
kalau pakau susu cair biasa boleh tidak? :?
22/11/09 11:25 More...
By silviana

Tips Kecil Mengatasi Cemburu.....
bagus bukk.... tips nya btw yg kumpulan tipsnya bisa di bag...
21/11/09 13:39 More...
By muki

Selingkuh Emosional? Kenali Ta...
:cry aq dah sedia payung besar,tapi basah kena hujan juga...
19/11/09 19:49 More...
By ratna

sembilan tahun...
9 tahun?
weh meh podo. Aku juga setelah 9 tahun akhirnya menikah :D
19/11/09 11:47 More...
By phery

syndicate..

PageRank

Personal Blogs - BlogCatalog Blog Directory

Blog Directory & Search engine

PlanetBlog - Komunitas Blog Indonesia

Google bot last visit powered by Gbotvisit.com Yahoo bot last visit powered by  Ybotvisit.com

 

 
Bicara dalam Bahasa Pria Print E-mail
Written by Fanya Ardianto   
Friday, 31 March 2006

Jika Anda sering jengkel dengan ‘daya tangkap’ pasangan (Pria) dalam memahami instruksi paling sederhana sekalipun. Anda tak sendirian. Saya dan beberapa teman saya pernah mengalaminya. Bahkan ada pengalaman seorang ibu muda tentang suaminya yang dilansir sebuah majalah nasional beberapa waktu lalu. Salah satu teman saya pernah mengeluhkan suaminya sering melakukan apa yang tidak ia suruh dan mengabaikan permintaannya, paling tidak dilihat dari sudut pandangnya.

“Gimana nggak jengkel? Diminta membantu membereskan kain popok si adek saja sering salah, sementara aku sendiri harus segera menyusuinya agar dia berhenti menangis. Katanya sih sudah, tapi perlak (alas plastik) tempat adek ngompol masih basah. Yang dia lakukan cuma membereskan bedak-bedak dan baby oil ke kotaknya”, keluh dia. Itupun, tambahnya, popok yang udah kena ompol bukannya ditaruh di tempat cucian, tapi cuma berpindah tempat ke bawah dipan. Kalau ia protes, suaminya cuman bekata, semua itu mestinya dikerjakan pembantu. Pola salah paham’ seperti ini memang sudah biasa terjadi, si istri ingin “standar” pribadinya dijalankan, sementara sang suami merasa yang dilakukannya sudah “lebih dari cukup”. “Ini seperti dua orang yang berbicara dalam dua bahasa yang berbeda, satu bahasa Inggris, satunya lagi Perancis, jadi tidak nyambung”, kata Rhona Raskin, terapis seks dan keluarga, pemilik website Rhona.com. Sering, perbedaan itu jauh lebih tersamar daripada contoh contoh perbedaan dua bahasa di atas. Berikut ini beberapa saran Raskin untuk ‘berkomunikasi’ dengan pria dalam bahasa yang benar. 1. Jangan Meminta Dia “Membaca” Pikiran Anda.

Jika ada yang mengganjal di hati, katakanlah dengan jelas. Mungkin Anda berfikir, sikap atau gerakan tertentu yang Anda lakukan sudah cukup bagi pria untuk memahami apa yang bergejolak dalam hatinya. Asal tahu saja, karena satu dan lain hal, pria itu pembaca bahasa tubuh yang buruk. Bagi pria, apa yang tidak dikatakan berarti tidak pernah ada. Jadinya, wanita sering menyalahkan pria sebagai orang yang kurang sensitif, tidak peka atau tidak mampu memahami perasaan Anda. Percayalah, dengan pria, kata-kata lebih ampuh daripada seribu bahasa tubuh.

2. Bicara Tegas tapi Taktis.

Katakan keinginan anda secara jelas, dengan kata-kata yang tidak menyerangnya dan menimbulkan reaksi “melawan”. Kata-kata bernada “menuduh” seperti “kamu kok sekarang nggak pernah mau mengantarkan aku belanja ke mall lagi” bisa dibalas pria dengan sekian ratus alasan yang saat itu lewat di kepalanya atau bahkan membentur tembok kebisuannya. Lebih baik jika Anda mengatakan ”aku kangen deh saat-saat seperti waktu kita pacaran dulu, jalan-jalan berdua di mal, makan-makan, jalan sambil bergandengan”. Biasanya pendekatan itu jauh lebih mujarab.

3. Rendahkan Harapan Anda

Karena sebab yang kurang jelas, pria umumnya juga kurang piawai dalam berekspresi verbal. “Kebanyakan pria cenderung masuk dalam golongan mengukur segalanya dari segi tindakan, terutama dalam masalah emosi,” kata Raskin. Jadi, jika pasangan Anda dari dulu jadi mendadak gagap kalau disuruh mengatakan I love U, ya jangan harap ia akan mendadak berubah total sesuai keinginan Anda. Jadi, jika Anda ingin ia berubah, tunjukkanlah dengan tindakan nyata ketimbang dengan kata-kata. Karena pria bisa lebih cepat mengerti. Contoh lain, ketika ia menjanjikan sesuatu kepada Anda, jangan terlalu berharap ia akan segera menepatinya. Rajin-rajinlah mengingatkan dia, karena bisa jadi ia mengiyakan hal tersebut bisa jadi karena sifat pria yang ternyata cenderung menghindari masalah dengan Anda. J

4. Jangan Menyudutkan dengan Pertanyaan “Sulit”

Pertanyaan seperti “aku kegemukan nggak sih?” atau “lebih bagus mana, aku pakai baju yang hijau atau yang hitam?” biasanya mendapatkan sambutan diam seribu bahasa atau menjawab sambil lalu dengan dingin. Buat pria, pertanyaan-pertanyaan sejenis itu dinilai dilematis. Mereka takut jawaban apapun yang diberikan akan membuat Anda tersinggung. Jadi, hindari pertanyaan seperti itu.

5. Pilih Waktu yang Tepat dengan Bijak

Pepatah “orang bijak tahu saatnya membuka dan menutup mulutnya” mungkin sangat tepat diterapkan dalam berkomunikasi dengan pria. Percuma mengajak pria berbicara jika ia sedang asyik menonton pertandingan sepakbola Liga Itali atau sedang mengutak-atik mobilnya. Saat yang paling tepat mengutarakan sesuatu, kata Raskin, adalah ketika ia sedang ‘segar’, misalnya setelah bercinta atau setelah mandi pagi pada hari libur.

6. Ambil Asumsi yang Baik

Kebanyakan pria sebenarnya adalah tipe “baik-baik”. Jika ia tidak berkata sepatah katapun ketika Anda marah kepada dia, jangan menganggap dia tidak peduli atau menyepelekan ‘aspirasi’ Anda. Pria umumnya berfikir, masalah yang timbul akan selesai dengan pemikiran yang mendalam dan perbuatan, bukan dengan adu mulut. Jadi, biasanya, setelah kebisuannya dalam pertengakaran, ia akan jadi lebih rajin membantu Anda atau memberi perlakuan istimewa, seperti mentraktir makan malam di luar atau memijat Anda. Percayalah akan intuisi Anda saat bersedia menikah dengan dia. Saat itu, tentu Anda berfikir ia adalah pria yang baik yang cocok untuk Anda, bukan? Agaknya, ini perlu selalu diingat sebelum Anda menarik kesimpulan yang salah.

Sumber : Majalah Lisa (edisi lupa, maap) & www.rhona.com

Only registered users can write comments.
Please login or register.


Quote this article on your site | Views: 3840

  Comments (1)
RSS comments
 1 Written by This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it website, on 10-04-2008 16:21 , IP: 125.162.82.66
klo cowoq ygtidak pernah mengerti,dan bahkan tanggal lahir pasangannya pun ia lupakan 
itu bagaimana yach???
 
< Prev   Next >

 
 
Owner..

Just a Simple Fa!

Fa - Yogyakarta

Love Kitty. Love Chocolate.

Love You.

Best View..

on 1024 x 768 pixel

with Latest Version of

Mozilla Firefox

& Opera

 

-

We have 7 guests online
Your IP Address: 38.107.191.102
Total Visitors: 1151748
Best Promo

Fa's Blog
Dari Dapur
Play with Fa
WideMart

 

   

Hosted by Jogja Medianet © 2007 ArdiFa