Sebuah komentar dari Warga Pekanbaru (email tidak valid, IP 222.124.195.4):
"wah..masih ikutan ya...sudah sebulan pekanbaru diselimuti kabut asap tebal menyesakkan dada dan membat perih mata...tapi gubernur yang katanya visioner itu gak berbuat apa apa tu....dan ini terjadi setiap tahun lho mbaaaakk...ayo dong sebagai blogger suarakan keprihatinan rakyat..bukan malah menyanjung2 buat tulisan kaya gini...duh .."
Cukup banyak yang protes ke saya, atas keikutsertaan blog ini dalam Kontes SEO dengan keyword Rusli Zainal Sang Visioner. Pangkal protesnya, tentu saja adalah salah satu postingan yang saya buat sebagai salah satu persyaratan ikut kontes, yang isinya saya ambil dari www.riau.go.id, yang ternyata memberi pujian terlalu berlebihan (bahkan mungkin sangat berlebihan) kepada sosok Rusli Zainal.
Jujur, pada awalnya saya benar-benar tidak tahu sepak terjang seorang Rusli Zainal. Ya ya, saya malas googling dan langsung mengambil referensi bacaan yang disarankan oleh penyelenggara kontes (www.bertuah.org) yang salah satunya adalah www.riau.go.id.
Dari awal, niat saya hanya satu. Yaitu mengukur seberapa kerenkah blog saya ini di mata Google Search. Dan kok ya kebetulan, kontes SEO yang mampir ke inbox saya adalah kontes SEO Rusli Zainal Sang Visioner ini. Jadilah saya memutuskan untuk mendaftar.
Saya baru sadar, setelah teman saya, Fame, memberi saya pencerahan. Dia memaparkan beberapa bukti track-record seorang Rusli Zainal. Saya kaget tentu saja, dan langsung menulis tentang siapa Rusli Zainal sebenarnya.
Soal mundur dari kontes, saya merasa tak perlu. Bahkan saat ada teman saya yang berkata "jangan-jangan uang hadiah itu diambil dari hasil korupsi". Saya bergeming. Tanggung jika saya berhenti. Saya sudah punya sebuah rencana dengan uang hadiah itu, jika blog saya menang tentu saja. Ada puluhan anak yatim dan kurang mampu di Yayasan Al-Madani yang butuh peralatan dan buku-buku sekolah di tahun ajaran baru ini
Jadi, tolong tetap dukung saya ya. Soal fakta-fakta tentang Rusli Zainal, saya rasa tidak akan 'hilang' begitu saja dengan adanya kontes SEO ini.
Oiya, ngomong-ngomong soal kalimat "ayo dong sebagai blogger suarakan keprihatinan rakyat", ayo dong protes sama penyelenggara kontes ini yang notabene adalah salah satu komunitas blogger di Pekanbaru.
Only registered users can write comments. Please login or register.