Manohara Odelia Pinot, model cantik yang beberapa waktu lalu dikabarkan disiksa oleh suaminya sendiri, hari ini telah bebas. Merinding saya waktu melihat tayangan di Global TV, saat gadis cantik itu beberapa kali melonjak-lonjak kegirangan sambil berkata "I'm happy, I'm very happy!"
Kebebasan Manohara kali ini, bermula dari kecerdikannya, yaitu dengan memencet tombol alarm disebuah lift di rumah sakit Singapura di mana mertuanya dirawat. Menurut Mano, saat itu dia mendapat kabar bahwa ibunya ada di lantai bawah. Tapi suami Mano, Tengku Fahri, melarang dia untuk turun dan menahan Mano di lift lantai 3. Untuk menarik perhatian banyak orang termasuk security, Mano-pun memencet tombol alarm emergency di lift tersebut.
Singkat kata, Manopun dapat bertemu dengan ibunya meski dengan cara yang cukup dramatis. Untuk kemudian 'memaksa' agar dapat pulang ke Indonesia. Beruntunglah, hukum Singapura melindungi hak Manohara sebagai manusia. Sehingga Tengku Fahri tak bisa menahannya dan terpaksa membiarkan Mano kembali ke pelukan ibunya.
Kepada wartawan, Mano mengaku bahwa selama menjadi menantu Raja Kelantan Malaysia, ia tak hanya mengalami penyiksaan-penyiksaan dari suaminya, tapi juga kehilangan hak-haknya sebagai manusia. Sekarang, apa yang akan dikatakan Endang S. Taurina, Iksan, Ratna Sarumpaet atau bahkan Mama Loren yang selama ini menyangsikan ibu Manohara (atau bahkan menghujatnya?).
Lepas dari semua yang terjadi, saya kok kagum sekali ya sama Ibu Deasy Fajarina, ibunya Mano itu. Dia dihujat di sana-sini, dicaci, dituduh mata duitan dan tuduhan-tuduhan menyakitkan lainnya. Tapi dia tetap tegar dan gigih, terus berusaha mendapatkan anaknya kembali.
Well, apapun pendapat banyak orang, saya merasa lega atas kasus ini. Manohara telah bebas dari kungkungan dan dia telah menyusun sejumlah rencana untuk masa depannya. Alhamdulillah.
Only registered users can write comments. Please login or register.