Menu..
HOME
THE DIARY
FROM MY KITCHEN
MY POEMS
ARTICLES
PHOTO GALLERY
Latest Post..
Popular
Lastest Comments
Cinta yang Sederhana...
bole ga????
bole aku jadiin catatan ga di fb ku???
22/11/09 13:42 More...
By iin

membuat pancake itu mudah!
pertanyaan
kalau pakau susu cair biasa boleh tidak? :?
22/11/09 11:25 More...
By silviana

Tips Kecil Mengatasi Cemburu.....
bagus bukk.... tips nya btw yg kumpulan tipsnya bisa di bag...
21/11/09 13:39 More...
By muki

Selingkuh Emosional? Kenali Ta...
:cry aq dah sedia payung besar,tapi basah kena hujan juga...
19/11/09 19:49 More...
By ratna

sembilan tahun...
9 tahun?
weh meh podo. Aku juga setelah 9 tahun akhirnya menikah :D
19/11/09 11:47 More...
By phery

syndicate..

PageRank

Personal Blogs - BlogCatalog Blog Directory

Blog Directory & Search engine

PlanetBlog - Komunitas Blog Indonesia

Google bot last visit powered by Gbotvisit.com Yahoo bot last visit powered by  Ybotvisit.com

 

 

Puting Beliung di Jogja, Seharusnya Kita Belajar Bersimpati Bukan Menghakimi Print E-mail
Written by Fanya Ardianto   
Saturday, 08 November 2008
Kemarin, sebenarnya cuaca di sekitar rumah (sekitar selokan mataram) bisa dibilang cukup cerah. Salah satu indikator (menurut saya) adalah cucian bisa kering semua, hehe. Tapi sekitar pukul 14.00 mendung mulai memayungi, semakin lama semakin pekat, dan sekitar jam 14.50 hujan mulai mengguyur dengan derasnya. Saya masih duduk manis di depan komputer saat itu. Menyelesaikan beberapa tampilan blog yang masih amburadul. Beberapa saat kemudian, sebait lagu 'Atas Nama Cinta' milik Rossa mengalun dari handphone yang ada di samping meja. Nama si tuan tampil di layarnya.
 
Si tuan memintaku agar mematikan seluruh aliran listrik di rumah. Dari mulai meng-off-kan MCB sampai mencabut semua stop kontak yang ada di rumah. Beliau bilang kantornya diamuk puting beliung. Si tuan kuatir angin itu akan menjangkau rumah yang berjarak hanya sekitar 10 menit perjalanan dengan motor.
 
Saya baru sadar, kalau hujan deras yang mengguyur saat itu juga disertai angin kencang. Saya mulai dihinggapi kekuatiran, meski saat itu saya merasa cukup lega karena si tuan nggak kenapa-kenapa. Saat hujan dan angin reda sekitar pukul 16.00, saya memutuskan untuk melihat kondisi si tuan dan kantornya. Masyaallah, dari depan RS. Sardjito saja saya sudah merinding rasanya. Puluhan pohon tumbang menimpa apa saja yang ada di bawahnya. Tak peduli itu gerobak pedagang kaki lima sampai mobil yang masih mengkilap catnya. Beberapa atap gedung juga hilang entah kemana. Serpihan dedaunan, kayu-kayuan, kaca, eternit bertebaran di mana-mana. Dan kondisi bangunan kantor si tuan juga tak jauh dari keadaan di sekitarnya. Sebuah tower ambruk menimpa bangungan utama dan dua mobil di parkiran, satu mobil kantor dan yang satu mobil pelanggan yang saat itu datang untuk melakukan pembayaran. Wilayah Bulaksumur yang dulu rindang itu, kini menjadi terang karena puluhan pohon tumbang. Beberapa malah seperti digunduli oleh alam, cabang, ranting dan daunnya hilang dan hanya menyisakan batang. Saya menarik nafas panjang, berkali mengucapkan istighfar. Kalau Tuhan sudah berkehendak, tak ada apapun yang bisa menghalanginya.
 
Namun, di saat seperti ini, ternyata masih ada orang yang lebih memilih menghakimi, daripada sekedar bersimpati. Saya mendengar beberapa kalimat, bahwa puting beliung itu salah satu bentuk hukuman untuk UGM yang katanya sekarang tidak lagi berpihak pada rakyat. Kalau memang iya, lalu bagaimana dengan yang di sekitar UGM, seperti kantor si tuan tadi misalnya. Lagipula, kalau itu memang hukuma untuk UGM, kenapa hanya sebagian UGM saja yang terkena? Saya jadi teringat pada beberapa kasus bencana yang menimpa tanah air ini, dari mulai sunami di aceh beberapa tahun silam. Banyak komentar senada yang pernah saya dengar. Begitu mudahnya beberapa dari kita menerjemahkan bencana sebagai hukuman. Begitu mudahnya beberapa dari kita menghakimi sesuatu menjadi sebuah kesalahan. Beberapa dari kita menyerukan agar yang terkena bencana segera ber-introspeksi, tapi kita lupa bahwa instrospeksi seharusnya dimulai dari diri sendiri. Salah satu komentar seperti itu, bisa Anda lihat di web Momon , ketua kelas CahAndong.
 
Yah, beberapa dari kita yang berpendapat bahwa bencana adalah sebuah hukuman, mungkin memang ada benarnya. Tapi kita harus ingat, Tuhan menurunkan bencana tidak hanya sebagai bentuk hukuman, tapi juga sebagai ujian. Kalaupun kita ingin mengingatkan pihak-pihak yang terkena bencana agar segera melakukan introspeksi, seharusnya kita bisa mengutarakannya dengan cara atau kalimat yang simpatik. Bukan dengan kalimat yang terkesan 'menghakimi' apalagi 'nyukurke'. Karena sesungguhnya kita tak pernah tahu, bencana yang sama akan menimpa kita atau tidak. Dan seandainya kita yang tertimpa bencana, lalu ada orang yang berkata "itu pasti gara-gara kebanyakan dosa", tentu akan sakit sekali rasanya.
 
Mari kita menanggalkan ego dan kesombongan, jangan selalu merasa lebih benar. Mari kita belajar bersimpati kepada sesama yang sedang diberi cobaan.

Baca ini juga ya..

Only registered users can write comments.
Please login or register.


Quote this article on your site | Views: 1611

  Comments (15)
RSS comments
 1 Written by This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it website, on 08-11-2008 18:50 , IP: 114.58.67.119
ahahahaha...tau ga mbak fa, tadi ceting sama temen, eh dia ngomong persis hal yang disampaikan mbak fa ini. katanya org jogja kebanyakan dosa jadi kena lesus, huahahahaa......
 2 Jakarta Berikutnya
Written by This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it website, on 09-11-2008 00:01 , IP: 58.65.241.166
Kasihan juga yaH! :cry  
mudah-mudahan aja bukan Jakarta target berikutnya.. 
he..he.. 
:grin
 3 Written by This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it website, on 09-11-2008 00:46 , IP: 125.163.249.179
yup betul, banyak orang asal saja menghakimi, mungkin karena ilmu mereka terlalu tinggi makanya kaum yang ilmu agamanya cathek seperti kita jadi susah ngikutin... n ndak tau mereka tuh mikirnya serong ke kiri ato kekanan gt..... 
:x :x  
 
salam kenal, pakek joomla ya... wah satu komunitas.. ;)
 4 Written by This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it website, on 09-11-2008 08:48 , IP: 114.121.170.31
Terima kasih Mbak, sudah menyuarakan keprihatinanku.
 5 ---
Written by This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it website, on 10-11-2008 17:19 , IP: 202.169.225.5
@Memed: huuu... sedihnya :cry memangnya dia org mana? smoga di daerahnya nggak kenapa2 deh :roll  
 
@Patembe: smoga tak ada daerah manapun yang jadi target berikutnya... 
 
@Areep: hu uh kali yah :grin (setidaknya mereka itu merasa lebih pinter) - salam joomla juga, makasih udah berkunjung yaaaa :grin  
 
@Momon: ah Mon, makasih juga untukmu ;)
 6 bencana
Written by This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it website, on 12-11-2008 11:49 , IP: 203.190.114.10
alhamdulillah fa, gak sampai rumahmu. apa pun sebabnya, hanya Allah yg tahu. dan kita ya musti introspeksi diri masing-masing aja... ;)
 7 sama2
Written by This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it website, on 12-11-2008 13:05 , IP: 222.124.250.25
sama2 berkomentar, mbok ya komentar yang baik2: mendo'akan yang kena musibah... 
Apa untungnya juga malah menghakimi ya.... 
Mudah2an diberi kekuatan bagi yg terkena musibah. Amiiin
 8 Written by This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it website, on 12-11-2008 13:42 , IP: 125.160.60.155
hukuman sama ujian, 
apa bedanya ? 
sama-sama menguji, kan ? :) 
salam
 9 ---
Written by This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it website, on 13-11-2008 11:44 , IP: 202.169.225.5
@Isma: setuju Is! :)  
 
@Nunik: iya tuh Nik, mungkin mereka merasa jauh lebih baik dan merasa berhak menghakimi :?  
 
@Warmorning: siswa yang dihukum dan siswa yang menjalani ujian beda apa nggak? ;) sepengetahuanku, hukuman itu diberikan pada pihak/orang yang bersalah, hukuman itu diberikan sebagai konsekuensi dari kesalahannya. sedang ujian, diberikan bukan atas dasar kesalahan, tapi justru atas dasar kasih sayang, sebab org yang bisa menjalani ujian dengan baik dia akan diangkat derajatnya (entah itu derajat keimanan atau derajat lainnya), artinya orang yang diuji adala orang yang diberi kesempatan untuk naik tingkat, begitu kira2...
 10 OOT
Written by This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it website, on 14-11-2008 13:05 , IP: 202.95.156.178
mba faa..OOT dulu yaks :d 
 
seperti tahun2 sebelumnya kembali CA mengadakan Kambing Ceria dalam rangka Hari Idul Adha mendatang. mekanisme dari KC ini adalah..uang yang terkumpul nanti dibelikan kambing (atas nama CA tentunya) dan diberikan ke lokasi penyaluran hewan kurban. pas hari H pihak CA akan datang untuk dokumentasi dan sekedar jeng2. plus rencanya mo maksi bareng di t4 annots :D. 
bagi yang mau berpartisipasi bisa kontak ke amma (add Ym : paprika_manis).  
thq a lot :)
 11 Written by This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it website, on 14-11-2008 20:44 , IP: 125.163.137.170
knapa jogja teruuuuuuuuus :cry
 12 jogja oh jogja....
Written by This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it website, on 16-11-2008 05:29 , IP: 202.93.36.76
paling gampang emang nyalahin ato ngehakimin orang lain kok, daripada mengoreksi diri sendiri... 
 
fiuhh, kenapa juga setiap ada kejadian heboh dan menggemparkan di jogja tercintah, pasti aku lagi entah dimana...
 13 Hukuman........
Written by This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it website, on 17-11-2008 11:17 , IP: 125.161.48.41
Kalau bencana merupakan hukuman...berarti Tuhan bukan maha penyayang lagi dong......
 14 Written by This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it website, on 17-11-2008 11:38 , IP: 125.162.102.73
Namanya juga musibah, daripada saling menghakimi mending nolongin orang-orang yang kena musibah angin puting beliung :)
 15 ---
Written by This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it website, on 17-11-2008 22:05 , IP: 202.169.225.5
@Amma: thanks woro2nya ya say ;)  
 
@Ndah: karena Jogja disayang sama Tuhan 8)  
 
@Istantina: lha bukannya mesti bersyukur? :grin  
 
@Esha: ya nggak gitu juga kali Sha ;) *klo ada ibu njewer anaknya, kan bukan berarti si ibu ndak sayang?* 
 
@LaDyna: yup, betul! :)
 
< Prev   Next >

 
 
Owner..

Just a Simple Fa!

Fa - Yogyakarta

Love Kitty. Love Chocolate.

Love You.

Best View..

on 1024 x 768 pixel

with Latest Version of

Mozilla Firefox

& Opera

 

-

We have 22 guests online
Your IP Address: 38.107.191.104
Total Visitors: 1185374
Best Promo

Fa's Blog
Dari Dapur
Play with Fa
WideMart

 

   

Hosted by Jogja Medianet © 2007 ArdiFa