Tadi malem, gara-gara nemenin tuan besar buat potong rambut di Tondeo Gejayan, aku jadi pengen ikutan potong rambut juga. Scara Kebetulan udah lama juga nggak potong, jadi rambutku udah ngabis-ngabisin shampoo, hehe.
Ngomong-ngomong soal potong rambut, dulu aku punya pengalaman yang tak terlupakan. Hampir setiap aku memotongkan rambut di salon, aku selalu memilih model gaya rambut pada gambar-gambar yang disodorkan petugas salonnya. Tapi, hampir pasti deh hasilnya tidak seperti yang aku bayangkan. Mau potong rambut di salon kecil kek, di salon gede kek, sama aja, dapetnya potongan rambut ajaib. Bikin kecewa. Akhirnya, aku lebih suka memotongkan rambut pada adikku, begitu juga adikku, lebih suka dipotongin rambutnya oleh aku. Meski potongan rambut yang bisa kami hasilkan standar banget (cuman mendekin rambut yang kebetulan sama-sama lurus selurus-lurusnya, yang nggak perlu direbonding, halah), kami lebih puas karena nggak perlu shock gara-gara dapat potongan rambut yang 'ajaib'.
Cuman, sejak agak sering nemenin tuan besar potong rambut, aku jadi ikutan pengen potong rambut (ya seperti tadi malem ituh). Seperti biasa, pertama kali potong di Tondeo aku juga milih salah satu model rambut dari sebuah majalah, setelah dikres2 beberapa menit, muncullah potongan rambut 'ajaib'. Entah salahnya dirambutku yang kelewat bagus (boleh percaya kok :p) atau memang gambar di majalah itu yang nggak cocok, yang pasti aku kembali mendapat rambut ajaib! Hiks!
Merasa 'trauma' dengan sentuhan Tondeo, jadwal potong rambut berikutnya aku pilih Johny Andrean (bener nggak tulisannya?) di Galeria, prosesnya sama, pilih gambar, abis itu pasrah sama sentuhan tangan pegawai salon, dan.... potongan rambut ajaib itu aku dapatkan kembali! Huiks!
Setelah itu, aku males potong2 rambut lagi, sampe beberapa tahun kemudian *woloh*, aku nekat aja ikutan potong di Tondeo (scara tuan besar ini pelanggan Tondeo yg fanatik banget). Tapi kali ini aku pasrah aja sama mbak yg mau motong. Karena waktu itu sekalian ngecat rambut (pake red-contrassnya Makarizo), hasilnya bener-bener mencengangkan (hiperbol dikit ding!). Nggak cuman dapet warna rambut yg sesuai selera (red-contrass yg diaplikasikan ke rambut super hitam tanpa dibleaching), potongan rambutnya juga pas banget sama wajah aku. Kata tuan besar waktu itu, aku jd kliatan lebih muda, dan wajahku lucu *uhuks!*
Trus, semalem itu, aku kembali potong rambut. Kali ini nggak pasrah sama mbak yg mau motong, tapi cukup bilang, modelnya spt asalnya aja ya mbak (soalnya aku seneng banget sama model rambut yg hasil potong di Tondeo itu), cuman dipendekin aja. Karena mbaknya udah ngerti, aku nyantai aja sambil baca-baca majalah. Begitu udah selesai, tiba-tiba aku kaget aja sama hasilnya. Model rambut baru, dengan belahan poni baru pula dan lebih pendek dari yang aku inginkan! Tapi, kali ini nggak bikin kecewa, karena kata tuan besar, wajahku kembali menjadi wajah yg lucu *hihihi*. Ya wes lah, meski aku merasa poninya sedikit kependekan (sehingga klo pake jilbab mungkin bisa keluar-keluar), selamat datang lagi aja deh ama wajah lucu :D
Only registered users can write comments. Please login or register.