Menu..
HOME
THE DIARY
FROM MY KITCHEN
MY POEMS
ARTICLES
PHOTO GALLERY
Latest Post..
Popular
Lastest Comments
Cinta yang Sederhana...
bole ga????
bole aku jadiin catatan ga di fb ku???
22/11/09 13:42 More...
By iin

membuat pancake itu mudah!
pertanyaan
kalau pakau susu cair biasa boleh tidak? :?
22/11/09 11:25 More...
By silviana

Tips Kecil Mengatasi Cemburu.....
bagus bukk.... tips nya btw yg kumpulan tipsnya bisa di bag...
21/11/09 13:39 More...
By muki

Selingkuh Emosional? Kenali Ta...
:cry aq dah sedia payung besar,tapi basah kena hujan juga...
19/11/09 19:49 More...
By ratna

sembilan tahun...
9 tahun?
weh meh podo. Aku juga setelah 9 tahun akhirnya menikah :D
19/11/09 11:47 More...
By phery

syndicate..

PageRank

Personal Blogs - BlogCatalog Blog Directory

Blog Directory & Search engine

PlanetBlog - Komunitas Blog Indonesia

Google bot last visit powered by Gbotvisit.com Yahoo bot last visit powered by  Ybotvisit.com

 

 


kecopetan... oops! Print E-mail
Written by Fanya Ardianto   
Thursday, 03 January 2008
Rasa-rasanya, aku ini termasuk orang yang tidak terlalu ceroboh, bahkan cenderung berhati-hati. Setiap bawa sesuatu di tempat-tempat umum, biasanya setiap saat aku cek, aku lihat, aku pegang erat-erat (kayak balon aja). Ndak cuman tas dan isinya, tas plastik belanjaan biasa aja pasti aku jaga baik-baik. Intinya, aku selalu ingat baik-baik sama pesan Bang Napi, bahwa kejahatan terjadi tidak hanya karena adanya niat si pelaku, tapi juga karena adanya kesempatan, jadi waspadalah! Tapi yang namanya apes copet, sepertinya emang selalu lebih lihai dan tidak pernah kehabisan cara!
 
Ceritanya, hari ini aku memenuhi panggilan dari sebuah perusahaan outsourcing di jalan kaliurang untuk mengikuti serangkaian tes, lolos tes tulis dan psikotes, aku dihadapkan pada sebuah komputer dan beberapa soal, lolos dari tes komputer, tibalah saatnya untuk menunggu giliran interview. Beberapa saat sebelum interview, staf hrdnya mengumumkan bahwa pelamar yang lolos akan ditempatkan sebagai sekretaris pada sebuah BUMN di Semarang. Wah, aku jadi merasa sedikit kecewa, karena waktu ditelpon, petugasnya bilang kalau yang dicari karyawan untuk di tempatkan di perusahaan di wilayah Jogja. Tapi tanggung untuk mundur, akhirnya aku memutuskan untuk menunggu giliran interview, toh belum tentu lolos juga, kan yang dibutuhkan sekretaris, jadi selain perlu keterampilan pastinya juga butuh penampilan kan? Hehe...
 
Eits, tapi bukan itu inti cerita kali ini. Siang menjelang sore, dengan kepala pusing karena sempat kehujanan, aku pulang dengan bis kota. Nah, pas hendak turun dari bis jalur 7, aksi pencopetan itupun terjadi.
 
Beberapa saat sebelum aku turun, seorang penumpang bis berdiri di dekat pintu, aku pikir dia juga mau turun. Aku pun berdiri, mencangklong tas yang tadi aku pangku, dan menjepitnya dengan lengan kiriku lalu berjalan mendekati pintu, setelah itu berteriak "kiri pak!", aku lihat sekilas satu orang lagi berjalan di belakangku dan bis pun berhenti di tempat yang aku inginkan. Ketika aku hendak melangkah keluar, tiba-tiba orang yang berdiri di dekat pintu berteriak "apotik depan tuh!" dan seketika itu juga sopir menjalankan bisnya. Bisa ditebak, akupun terhuyung, dan orang yang di pintu tadi dengan sigap menangkap tangan kiriku, aku selamat, tidak terjatuh. Masih dengan kondisi tangan dipegang (dan karena masih kaget juga, tentu aku tidak memperhatikan lagi tasku), aku kembali berteriak pada sopir bahwa aku mau turun di situ. Bis pun kembali berhenti, saat aku hendak melangkah turun, aku baru sadar bahwa tangan kiriku masih dipegangi orang tadi, dan dengan sopan aku bilang padanya, "maaf pak, saya mau turun di sini," lalu diapun melepaskan pegangannya. Aku turun dengan tenang.
 
Begitu turun, aku yang terbiasa ngecek apa yang aku bawa langsung melihat ke tas yang masih tercangklong di bahu kiriku. Betapa kagetnya ketika aku lihat resletingnya sudah terbuka dengan semena-mena. Aku langsung mengecek isinya, dompet ada, hp fleksi ada, oops... hp fren nggak ada! Tanpa pikir panjang aku langsung mengejar bis yang mulai bergerak, aku gedor-gedor sambil berteriak "berhenti pak! berhenti!" dan upff... bis pun berhenti. Aku segera menghampiri pintu bis dan dengan 'semena-mena' pula berkata, "siapa yang ngambil hpku? hpku mana? ayo kembalikan!" entah mungkin karena tampangku yang jadi galak seketika atau karena tidak punya pilihan lain, seseorang yang tadi berdiri di belakangku, yang saat itu sudah duduk di tempat aku duduk tadi, mengeluarkan hpku dari kantongnya, lalu melempar ke arah pintu. Dengan cepat aku meraihnya, dan segera berlalu, takut si pencopet ikutan turun, hiii...
 
Alhamdulillah, hp (dan terutama nomor fren kesayanganku) nggak jadi ilang. Jadi tambah pengalaman juga, biar lain kali jauh lebih hati-hati. Ugh... terima kasih ya Allah!
 
Eniwei, setelah nyampe rumah, dan aku pikir lagi dengan runtut, tanpa bermaksud untuk berprasangka buruk, kayaknya kru bis sudah mengetahui (atau bahkan bekerja sama?) dengan para pencopet itu. Soalnya, saat orang di pintu tadi bilang "apotik depan!" (pas saat aku hendak turun) sopir bis seperti sengaja langsung tancap gas sehingga aku terhentak. Trus, saat aku hendak turun tadi, yang berdiri di dekat pintu cuman tiga orang, aku dan dua kawanan pencopet itu. Dengan kondisi bis yang tidak penuh sesak, harusnya kenek bis melihat aksi itu dong, karena dia berdiri tidak jauh dari pintu juga. Ah, entahlah, ada yang punya cerita serupa? sharing di sini yah, biar yang mbaca bisa ikut lebih hati-hati...

Only registered users can write comments.
Please login or register.


Quote this article on your site | Views: 1295

  Comments (17)
RSS comments
 1 sudah pernah ...
Written by This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it website, on 04-01-2008 05:25 , IP: 202.152.170.254
sudah pernah mengalami di jogja tp tidak kena tp teman jepang saya yg kena .. malu saya sama teman saya ....yogyakarta sudah tidak ramahkah?!?
 2 :|
Written by This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it website, on 04-01-2008 06:01 , IP: 202.146.253.15
seram sekali... apalagi kerja sama gitu pencopetnya. hmmm.. salut deh berani minta balik HPnya yang ilang.. kalau gw sih boro2 buat ngegedor lagi trus minta balik... 
 
lain kali hati2 ya bund...
 3 jagoan
Written by kinun website, on 04-01-2008 10:57 , IP: 222.124.250.25
Fa, jagoan ya berani sama pencopetnya 
klo di jkt kejadian begitu paling malah gemeteran...
 4 Salut
Written by This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it website, on 04-01-2008 11:00 , IP: 203.130.238.85
Mengapa salut? Saya ndak nyangka mbak Fa bisa mengambil keputusan untuk meminta HP nya balik, berhadapan dengan copet padahal mbak Fa sendirian keren itu... 
 
Biasanya emang gitu mbak, hasil copetan di bagi sama rasa sama rata.... *berdasarkan hasil introgasi ke sopir bis yang tidak mau disebutkan identitasnya * :D
 5 Written by This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it website, on 04-01-2008 11:49 , IP: 203.190.112.11
alhamdulillah, slama di Jogja aku blum pernah kecopetan. eh hape idicolong pernah deng :D 
 
ati2 yah mba kalo naek bis.  
mudah2an bisa transjogja ntar bisa lebih aman ;))
 6 syukur
Written by This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it website, on 04-01-2008 13:20 , IP: 203.130.238.85
syukurlah selama saya mencopet blom pernah dimarahin korban .. :D:D:D 
*kidding loh 
 
tapi itu copetnya payah.. masak dibentak gitu udah takut aja. apa ngga malu tuh dia ketahuan nyopet . . . udah nyopet,.ketahuan pula ..
 7 Written by This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it website, on 04-01-2008 14:02 , IP: 202.67.8.54
keren banget Mbak Fa, berani nantang pencopet. hahaha, pencopetnya masih amatiran kayaknya. 
 
OOT mode: On 
Mbak, saya udah sampein ke Pak Hamka, tapi dasarnya orangnya agak kaku, dia bilang, kan sumbernya sudah saya tulis semua. kitabnya jelas. kenapa kamu malas baca? katanya ke saya ketika saya bilang saya nggak mampu menjawab pertanyaan Mbak... Jadi maaf ya Mbak, saya memang ngaku malas :-c untuk melacak kitab-kitab itu... Tetapi dari obrolan dengan beliau, beliau mengatakan bahwa laki-laki yang jadi makmum itu sudah baligh. Trims. 
OOT Mode: Off
 8 Bawa Palu Mbak :D
Written by This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it website, on 05-01-2008 15:06 , IP: 125.164.123.154
Waaaaaa,,, kalo gitu kapan2 kalo bepergian bawa palu aja hehehehe... biar yang nyopet ntar takut duluan :P :D
 9 Waw..
Written by This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it website, on 05-01-2008 15:32 , IP: 118.137.31.77
Alhamdulilah gak jd ilank tuh hape..hebat yah brani ngancem n minta balik hapenyah!! 
 
hoho 
 
klo sayah brani gak yah??ajarkan sayah caranyah.. :D  
 
btw lam knal n hapi nyu year.. *dah lewat dhez*
 10 ---
Written by This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it website, on 05-01-2008 20:02 , IP: 202.169.226.56
@Didut: entahlah mas :|  
 
@Nisa: iya nih, ternyata ekstra hati-hati emang harus! :worried  
 
@Nunik: ndak jagoan juga sih, wong abis itu keder setengah mati :D 
 
@Annots: hehe, itu bukan 'ngambil keputusan' mas, tapi reflek aja balik kanan trus ngejar bis, tau deh knapa bisa gitu :D 
 
@Uthie: amiinn... btw, kapan transjogja-nya beroperasi ya? :-/  
 
@Pangsit: haha... copetna masih 'hijau' kali yah :p 
 
@Isnuansa: wah, iya yah, baru kepikiran klo itu sama dg nantang copet, duh, untung copetna ndak dendam yah 8-}  
 
@Zawa: palunya dikalungin ya Wa? :p 
 
@Dhez: caranya? caranya 'bertindak tanpa berpikir' deh kayaknya :laughing
 11 mbak fa...
Written by This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it website, on 05-01-2008 21:15 , IP: 125.164.97.184
mbak fa mantab! calon preman ya mbak? *kabur sebelum disambit bis* :D 
 
mbak, ga kangen sama saya? ko cuma kangen sama om zawa? *deu apaan tuh* :laughing
 12 ---
Written by This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it website, on 05-01-2008 22:15 , IP: 202.169.226.56
@Ellya: sssstt... jangan menyebar gosip yang sedap duong =)) sama Ellya juga kangen kok... hehe
 13 lum penah liat copet tuh...
Written by This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it website, on 05-01-2008 22:55 , IP: 202.152.170.254
:)
 14 turut berduka cita
Written by This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it website, on 06-01-2008 22:37 , IP: 125.164.127.103
wah mo ada rejeki neh ;)  
 
yg aLe tahu sih, pepatah bijak mengatakan 
"Kehilangan itu pertanda akan ada barang yg lebih baru dan bermanfaat mendatangimu" aMin., :D
 15 ---
Written by This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it website, on 07-01-2008 20:14 , IP: 202.169.226.56
@Mbak Isna: wah, jangan sampe deh mbak, amit2 :D 
 
@aLe: lha klo nggak jadi kehilangan piye Le? :siul
 16 bukan bekerjasama
Written by This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it website, on 18-01-2008 16:41 , IP: 202.152.39.146
Fa,  
 
Sewaktu di Yk, nyaris semua jalur bis kota yang berujung di Bulaksumur sudah aku tumpangi. Juga jalur-jalur yang lain. Rasanya, copet-copet itu sebagian besar sudah kuketahui gimana perilaku mereka. Kalau Fanya menyangka ada kerjasama dengan karnet, sepertinya prasangka itu harus dihilangkan deh. Karnet itu bahkan sangat ketakutan kalau sampai diasangka pelaku ia membantu calon korban karena karnetnya pasti digebukin. Itu pernah terjadi, sampai karnetnya masuk rumah sakit Panti Rapih. Juga pernah jagoan karate dari UPN yang meneriaki copet di bis, lalu beberapa waktu kemudian dicari sama copetnya dan ditusuk. Wih.... mengerikan sekali, si jagoan, kalau tidak salah ingat cerita teman waktu itu, sampai tewas.  
 
Yang penting itu, tetap waspada. Biasanya copet itu menunggu penumpang turun, berdiri di pintu meski tempat duduk ada yang kosong. Serta, kalau beroperasi di dalam bis, posisi mereka akan mengapit korban dari depan-belakang atau kiri-kanan.  
 
Dulu, sebagian besar dari mereka berasal dari daerah Sumatera Selatan. Polsek Bulaksumur juga mengatakan demikian. Karena aku berasal dari daerah Sumatera bagian Selatan, jadinya faham apa yang mereka bicarakan saat beroperasi. Tapi, copet yang berasal dari suku Jawa juga banyak. Entahlah sekarang, apakah komposisi itu sudah berubah atau belum. Kalau di Jakarta, tergantung daerah kekuasaan copet. Ada komplotan yang berasal dari daerah yang sama: Jawa, Sumatera, daerah timur Indonesia dan lain-lain. Jangan rasis lo... semua orang, dari mana saja ia berasal, memiliki potensi yang sama untuk melakukan kejahatan.  
 
Semoga lain kali lebih berhati-hati ya...
 17 ---
Written by This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it website, on 18-01-2008 19:28 , IP: 202.169.226.56
@Herman: hiii... ngeri juga yah, klo mereka nyariin aku gimana?? :-S
 
< Prev   Next >

 
 
Owner..

Just a Simple Fa!

Fa - Yogyakarta

Love Kitty. Love Chocolate.

Love You.

Best View..

on 1024 x 768 pixel

with Latest Version of

Mozilla Firefox

& Opera

 

-

We have 11 guests online
Your IP Address: 38.107.191.101
Total Visitors: 1193456
Best Promo

Fa's Blog
Dari Dapur
Play with Fa
WideMart

 

   

Hosted by Jogja Medianet © 2007 ArdiFa