owner..

Fanya 'n Suami

Fa - Yogyakarta

Love Kitty. Love Chocolate.

Love You.

menus..
Home
sehari-hari
hasil dapur
ungkapan hati
artikel
pengumuman
album foto
buku tamu
kirim surat
Cari
visitors..
We have 2 guests online
Total Visitors: 304865
Your IP Address: 38.103.63.16
Popular
banners..
banner

Indonesian Muslim Blogger

yang kadang terlalu lutju untuk dilewatkan...

Bangga Bergabung Dengan CAHANDONG.ORG

Bangga Menjadi Anggota Blogger Malang Raya!

Bukan Blog Anonymous!

Indonesian Blogger Condemn Israel (call for action)

Save Our Masjid!

Stop Bugil di Depan Kamera!

Dukung dan Cintai Indonesia apa adanya!

Mendukung Pesta Blogger 2007 sepenuhnya!

Solidaritas untuk anak Indonesia

Puas Menggunakan Joomla!

Gabung dan Cari Teman di sini!

PageRank Checker

 

syndicate..

 

 

DaisypathNext Anniversary Ticker

Selingkuh Emosional? Kenali Tanda-Tandanya! Print E-mail
Written by Fanya Ardianto   
Saturday, 10 March 2007
Gara-gara lagi ngerjakan TA yang berkutat di seputar masalah emosional, aku jadi ketimbun sama buku-buku dan artikel-artikel yang membahas segala sesuatu tentang seluk-beluk emosi (emosi manusia maksudnya, sejauh ini belum tertarik buat mempelajari emosi hewan, hehe). Nah, salah satu yang aku baca adalah Emotional Infidelity atau ketidak-setiaan emosional (istilah populer dari ‘tidak setia’ kan selingkuh, yo wes aku artiin aja jadi selingkuh emosional :p).

Ternyata, menurut sumber yang aku baca, perselingkuhan yang sebenarnya, hampir semuanya diawali dari yang namanya selingkuh emosional. Tapi, rata-rata mereka yang terjebak perselingkuhan itu, pada awalnya tidak menyadari bahwa mereka telah terlebih dahulu terjebak dalam perselingkuhan emosional. Karena biasanya, mereka secara tidak sadar berlindung dalam salah satu ‘tameng ego’ yang disebut defense mekanisme dengan selalu mengatakan kepada diri sendiri dan pasangan bahwa “dia cuman teman!”.

Padahal, dalam era ‘campur-aduk’ sekarang ini, dimana segala bentuk komunikasi antara pria dan wanita tidak dibatasi apapun, siapapun (termasuk kita) rentan terjerumus tanpa sengaja dalam perselingkuhan emosional. Sebab menurut ahli, perselingkuhan emosional dapat dimulai dari mana saja dan dengan sapaan yang paling sederhana seperti ‘hai atau halo’, bisa dimulai dari ruang rapat, lobi kantor, halte bis atau bahkan dari chatroom. <<Lanjut Ya>>

Karena itu, agar kita tidak semakin tertarik jauh ke dalam lingkaran perselingkuhan yang sebenarnya, yuk kenali tanda-tanda perselingkuhan emosional itu. Kalau ternyata kita merasakan salah satu tandanya sedang berproses dalam kehidupan kita, ya mari kita sadar :D, tapi kalau ternyata tidak ada satupun dari tanda-tanda itu sedang terjadi dalam diri kita, ya mari kita bersyukur dan senantiasa meningkatkan ‘kewaspadaan diri’, hehe...

1. Mulai Berahasia
Setiap orang memiliki rahasia, itu hal yang wajar dan memang diperbolehkan. Tapi coba diingat-ingat, apakah Anda mulai menutupi sedikit demi sedikit hubungan pertemanan Anda dengan seseorang kepada pasangan (suami/istri)? Jika iya, coba tanyakan mengapa? Lalu tanyakan juga, apakah Anda mulai menutupi detil-detil dari hubungan pertemanan itu? Seperti misalnya, ketika pasangan bertanya “kapan terakhir kontak sama A?” (anggap aja A ini seseorang yang aku sebut tadi) lalu Anda jawab “wah, sudah lupa, wong sudah lama banget”, padahal kenyataannya baru dua jam yang lalu Anda telpon-telponan sama si A itu. Meski mungkin Anda punya tujuan tertentu untuk berbohong (anggap saja menurut Anda itu demi kebaikan), Anda harus mulai waspada, benarkah kebohongan itu untuk kebaikan seperti yang Anda maksudkan? Kata seorang ahli, pasangan seharusnya tidak berahasia dengan pasangannya tentang teman akrabnya, meski hal itu dirasakan akan menyakiti hati, membuat marah atau membuat cemburu. Kejujuran dan kepercayaan seperti ini adalah syarat yang tak bisa ditawar, dikalahkan atau dikorbankan dalam membina suatu rumah tangga.

2. Memindahkan Kepercayaan
Setiap orang, terlebih yang namanya wanita, pasti memerlukan tempat untuk mencurahkan perasaan (curhat) saat sedang dirundung suatu permasalahan. Tapi coba dipikir kembali, apakah Anda mulai mencurahkan hal-hal yang seharusnya menjadi rahasia rumah tangga kepada pihak luar (terlebih kepada lawan jenis)? Hal-hal seperti keintiman seksual, perbedaan yang tak bisa didamaikan, soal finansial rumah tangga atau detail mengenai kelemahan pasangan, tak boleh dipercayakan kepada orang lain. Kalau Anda merasa mulai mengeluhkan pasangan Anda kepada teman (yang berbeda jenis kelamin dengan Anda), hati-hati, sebaiknya jangan diteruskan. Tapi kalau Anda protes “gimana dong? curhat sama dia bikin perasaan plong, dia bisa ngertiin aku”, itu artinya Anda memang sudah tidak setia secara emosional kepada pasangan Anda.

3. Mulai Membandingkan
Lalu, coba dipikir-pikir juga, apakah akhir-akhir ini Anda secara sadar atau tidak mulai membandingkan pasangan Anda dengan orang lain? Misalnya saja pembandingan itu hanya sebatas angan-angan Anda seperti “seandainya istriku seseksi si A” atau “coba klo suamiku sesabar si B”. Hanya dalam angan saja, kebiasaan membandingkan sudah dapat dikategorikan sebagai cikal bakal ketidak-setiaan, apalagi kalau sampai terucap. Sekali dua kali membandingkan mungkin tidak jadi masalah, tapi kalau jadi kebiasaan, itu adalah tanda bahaya. Karena seseorang yang terbiasa membandingkan akan semakin merasa tidak puas terhadap pasangannya.

4. Kualitas Waktu
Waktu seperti apa yang biasa Anda habiskan bersama pasangan Anda? Apakah sebatas kewajiban sebagai suami istri? Apakah hanya melakukan rutinitas? Apakah hanya berdasarkan keharusan seperti pergi ke suatu acara demi anak-anak? Atau apakah Anda masih suka kencan berdua, tanpa anak, tanpa keluarga atau teman lainnya? Lalu coba diingat-ingat, apakah Anda terlibat dengan aktivitas-aktivitas di luar tanpa pasangan Anda? Seperti seperti melobi tamu kantor di sebuah cafe yang biasanya mengorbankan waktu untuk pasangan/keluarga? Apalagi jika kencan seperti itu dilakukan hanya berdua saja dengan partner berbeda jenis kelamin, hati-hati, sebaiknya ajaklah banyak teman atau pasangan Anda, atau jangan lakukan sama sekali.

5. Mulai Tertarik
Sekarang, coba jujur pada diri sendiri. Apakah Anda mulai tertarik pada salah seorang teman Anda karena penampilan istimewanya? Atau apakah Anda mulai tertarik pada caranya melakukan sesuatu? Atau pada caranya menyapa Anda? Jika iya, pejamkan mata dan tarik nafas panjang, kembalilah fokuskan perhatian emosional Anda hanya pada pasangan Anda. Dan jangan lupa banyak-banyaklah berdoa untuk dijauhkan dari godaan-godaan emosi semacam itu.

Jika dalam kehidupan pernikahan Anda, ada salah satu saja dari ke-5 hal di atas, cobalah sadar, jangan berusaha berlindung dibalik tameng ego dengan mencoba mencari pembenaran atas apa yang Anda lakukan. Dan bila ada 3 dari 5 hal di atas dalam kehidupan pernikahan Anda, jangan tunda lagi, segera cari bantuan profesional, bisa pemuka agama atau konselor perkawinan.

Selanjutnya, coba simak beberapa tips berikut, agar ikatan emosional Anda dan pasangan Anda terjalin semakin kuat:

  1. Hargailah pasangan Anda dengan mulai lebih terbuka kepada pasangan tentang teman-teman lawan jenis Anda. Jangan rahasiakan hal-hal sekecil apapun yang Anda lakukan bersama teman Anda itu. Hal ini untuk menunjukkan bahwa tak ada yang istimewa antara Anda dan teman Anda yang pantas Anda tutupi dari pasangan Anda. Dengan kata lain, tak ada orang lain yang membuat Anda rela membohongi belahan jiwa Anda.
  2. Jagalah rahasia pasangan Anda. Jika ada hal-hal yang membuat Anda kecewa, coba bicarakan secara terbuka dengan pasangan. Ungkapkan kekecewaan dan harapan Anda secara sportif. Tunjukkan bahwa meski dia telah membuat Anda kecewa, tapi Anda masih menyayanginya dan akan selalu memberinya kesempatan untuk memperbaiki diri. Atau kalau kelemahan itu bukan sesuatu yang bisa diperbaiki, maka maafkanlah, dan terimalah pasangan Anda seperti apa adanya.
  3. Berhentilah membandingkan pasangan Anda dengan orang lain, meski itu hanya dalam hayalan! Kebiasaan membandingkan, tanpa Anda sadari hanya akan membuat cinta Anda kepada pasangan semakin mengecil. Pasangan Anda mungkin memang bukan yang terbaik, tapi yakinilah bahwa dia adalah yang terbaik untuk Anda. Falsafah ini, selain akan menambah rasa sayang Anda terhadap pasangan, juga akan membuat Anda sadar diri dan berhenti berfikir “saya seharusnya mendapat yang lebih baik”.
  4. Mungkin Anda adalah orang yang super sibuk, sehingga 24 jam sehari 7 hari seminggu rasanya tak cukup untuk mengkaver kesibukan Anda itu. Tapi seberapapun sibuknya Anda, cobalah untuk lebih banyak meluangkan waktu untuk pasangan. Misalnya duduk berdua saja selama 30 menit setiap hari untuk ngobrol apa saja, saat anak-anak sudah tidur. Atau manfaatkan akhir pekan untuk kencan berdua dengan pasangan, tanpa harus membicarakan soal anak, rumah tangga apalagi pekerjaan. Atau luangkan satu jam waktu Anda di hari Minggu untuk melakukan aktivitas berdua dengan pasangan, misalnya memasak atau mencuci pakaian atau aktivitas lain yang kelihatannya sepele tapi jika dilakukan bersama dengan pasangan akan menimbulkan kedekatan secara emosional.
  5. Tunjukkan komitmen kepada pasangan Anda setiap hari. Lakukan sesuatu yang bermakna untuk pasangan Anda setiap hari. Bisa berupa pesan cinta atau menelpon. Jangan jadikan kebiasaan ini sebagai beban, tapi jadikanlah sebagai kebiasaan yang menyenangkan. Melakukan sesuatu untuk pasangan mengingatkan Anda di sepanjang hari, betapa istimewanya dia untuk Anda. Fokus pada hal-hal manis yang dilakukan pasangan Anda untuk Anda, dan ingat, bahwa agar hubungan bisa tumbuh dan berkembang, diperlukan waktu dan usaha. Simpan banyak foto pasangan Anda dan anak-anak Anda di meja kerja/kantor sebagai peringatan visual kepada Anda dan orang lain tentang prioritas Anda.
  6. Jika harus pergi ke luar kota untuk melaksanakan tugas kantor, letakkan beberapa foto pasangan atau keluarga Anda di kamar hotel. Anda memang tak perlu foto untuk menghindari perselingkuhan, tapi perlu diselubungi cinta, dan foto-foto itu dapat membantu Anda untuk tetap fokus, bahwa betapa banyak cinta yang Anda miliki dalam hidup Anda, bahkan ketika keluarga Anda jauh di mata.

Dari berbagai sumber.
Active Image


Add as favourites (52) | Quote this article on your site | Views: 3777

Comments (22)
RSS comments
1. 10-03-2007 19:53
wah, Subhanallah, artikelnya bagus pisan Mbak Fa! buat rosa yang masih belajar n cupu di bidang kek ginian, hehehe, boleh donk di copy paste terus sebarin via email? tenang, nama author harus disebutin donk 8)
Written by This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it (Guest)
2. 11-03-2007 01:03
Keren!!!
Postingan keren, Jyeng!!! 
 
Bagiku siy paling aman gak usah sahabatan atau curhat2an terlalu deket sama lawan jenis, kalo kita udah punya pasangan. 
Biar gak terlibat perselingkuhan emosional. 
Mencintai dan menikmati yang kita miliki kan udah asyik buanget :)
Written by This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it (Guest)
3. 11-03-2007 19:41
Wah..gitu to..
Great...referensinya mb. Thanks abiz.. Apa kalo pacaran juga bisa kayak gini mbak?atau cenderung suami isteri..^o^
Written by This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it (Guest)
4. 12-03-2007 06:56
Wah..gitu to..
Ada yg aku setuju dan ada yg tidak....pada dasarnya tinggal bagaimana manusia itu mengkontrol emosinya dan berpikir lebih luas dan bijaksana, agar bisa secara proporsional menempatkan yg salah dan benar.
Written by endang (Guest)
5. 12-03-2007 06:57
test judul
lo...salah dimana nih, kok judul komenku jd nyontek org?
Written by endang (Guest)
6. 12-03-2007 08:55
:)
Khan semuanya...baik perbuatan baik dan buruk (selingkuh itu buruk kan) di awali dgn niat :D
Written by This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it (Guest)
7. 14-03-2007 10:57
He?? comment pake judul?? lucu juga...
assalamu'alaikum wr wb... 
sip! banyak belajar dari pasutri yang satu ini... 
:grin
Written by This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it (Guest)
8. 14-03-2007 18:50
jawaban niy :D
To Rosa: boleh banget dong dok :)  
 
To Mbak Dewie: betul banget Mbak, Mencintai dan menikmati yang kita miliki udah asyik buanget :grin  
 
To Hikari: hihihi...setauku sih, slama ada kominten, slama itu pula ada kemungkinan yg namanya selingkuh :grin btw, salam kenal ya Hikari... 
 
To Mbak Endang: hehe bener juga mbak, semua tergantung orangnya, tapi sedia payung sebelum hujan katanya lebih baik daripada kehujanan *halah, hihi* btw, soal judul, iya tuh, klo gak diisi, jd nyontek yg sebelumnya :grin (gak tau juga deh knapa bisa begitu) 
 
To Kang Iman: hehe... tapi (kata yg udha pernah selingkuh nih Kang), gak harus niat selingkuh dulu utk terjebak dlm perselingkuhan *hihi...bingung gak?* :grin  
 
To Awan: waalaikum salam...hihi, baru tau ya klo komen di sini pake judul :p yap, kita harus terus saling belajar satu sama lain *katanya kan begituh* hehe
Written by Fanya Ardianto (Guest)
9. 15-03-2007 07:02
jawaban niy :D
selingkuh ?? sebenernya sih tiap orang pasti punya persepsi sendiri2 ttg selingkuh...tapi apapun itu pasti banyak gk jeleknya lah...dan gw pikir segala sesuatu yg dimulai dari perselingkuhan hasil akhirnya gk akan mulus...
Written by TaTa (Guest)
10. 16-03-2007 19:07
jawaban niy :D
kok banyak gak jeleknya sih? :roll klo akhirnya gak akan mulus sih setuju :grin
Written by Fanya Ardianto (Guest)
11. 30-03-2007 21:02
hmmm 1 : 1
numpang comment ya mbak. 
i interest to ur this blog only.  
ya kadang2 kita susah utk lepas dr sesuatu yg membuat kita nyaman n lega.sesudah curhat biasanya beban itu ilang smua.n yg pasti nambah beban baru(malah mikirin tmn curhat) 
tp bagi saya nih mbak(pernah saya alami) saya pernah jth cinta n selingkuh krn curhat tapi hny berlaku sekali.dgn tmn yg laen saya ga pny keinginan itu(yg artinya hrs 2 belah pihak) 
tp saya jg setuju rata2 awal mula dr curhat. 
btw nih mbak,emg mbak pernah selingkuh ato si mas pernah selama masa perkawinan. 
biasanya cowo lbh mudah tergoda n menggoda n cewe lbh mudah terjerat n menjerat.hehhehe 
karena blom tentu yg keliatan baik di dpn kita tuh,akan bnr2 baik di luar.mgkn malah lbh parah drpd yg kita bs bayangkan 
salam mbak n thanks ya :)
Written by This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it (Guest)
12. 03-04-2007 10:55
to Andr3:
saya jawab yg terakhir aja yah (kan pertanyaannya cuman satu, hihi), soal pernah selingkuh atau tidak biar cuman kami (aku dan masku) yang tahu, yang jelas sih, aku nulis beginian bukan karena pernah selingkuh atau diselingkuhi 8)
Written by Fanya Ardianto (Guest)
13. 26-06-2007 16:55
to Andr3:
:cry memang benar,...dengan menjadi korban perselingkuhan, membuat saya bisa merasakan sangat sakit, dan ingin membalas dgn perbuatan yang sama. 
wassalam
Written by This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it (Guest)
14. 30-06-2007 18:24
to Andr3:
:? maaf saking emosionalnya perasaan sy saat ini,bikin saya jadi salah ketik, saya sangat tidak ingin untuk balas dengan perbuatan yang sama,krn saya rasakan sakit yang sangat luar biasa. walaupun untuk melakukan hal yang sama sangat terbuka lebar,tapi saya tidak mau berbuat kesalahan. 
mohon doanya agar saya bisa kuat dan bisa berbesar hati untuk menerima kenyataan ini. Karena saya yakin semua yang terjadi dalam hidup saya sudah ditetapkan oleh Allah,saya hanya menjalaninya dan tidak bisa menyalahkan siapapun. 
 
<<< iya, yg tabah aja Cit, semua pasti ada hikmahnya kok, yg kita rasa sakit saat ini belum tentu bakal buruk kan? anggap saja rasa sakit itu sbg salah satu 'pengayaan diri' :) cup cup yah.. >>>
Written by This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it (Guest)
15. 28-08-2007 09:43
to Andr3:
isi artikel nya bagus banget tuh... tapi gimana cara mengontol bila emosi ku mulai tak terkendali bila mendengar suami ada main di luar.... 
 
<<< tarik nafas panjang... tetep positif thinking, dan tanyain ke suami dg cara dan kalimat yg paling baik dan sopan :) >>>
Written by This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it (Guest)
16. 05-10-2007 14:58
to Andr3:
daripada di tahan2 sendiri nggak enak mending ya selingkuh, dikit2 boleh lah
Written by ades (Guest)
17. 04-12-2007 08:40
to Andr3:
Ass wr wb... Wah, ini yang kusuka dr mba. Setiap postingan selalu penuh arti ... Tinggal bagaimana caraku ngasih tau ke nyonya perihal temen-temen dekatku.... yang banyakan cewe... Yang pasti, kejujuran adalah segalanya, walaupun sakit pada awalnya....
Written by This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it (Guest)
18. 09-04-2008 12:15
Ulasan yg sangat menarik
Wah, cilaka juga ya kalo baru "hai atau halo" saja sudah dianggap sebagai "jalan" menuju selingkuh. Saya pikir toh tetap kita juga harus bersosialisasi 'kan? Meskipun sudah memiliki pasangan. Gimana dong mbak kalo kayak gitu? O iya, satu lagi, di inetrnet (DewaZodiak.com) banyak juga beredar artikel tentang selingkuh yang dihubung-hubungkan dengan zodiak, apakah mbak juga pernah membaca tentang ini? Ada komentar? Thx
Written by This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it (Guest)
19. 09-04-2008 18:42
---
@Owah Sampurno: 
sosialisasi itu memang penting mas, toh sbg manusia kita tak akan pernah bisa hidup sendiri. perselingkuhan memang bisa dimulai dari sekedar 'hai' tapi kan bukan berarti setiap 'hai' akan berujung ke perselingkuhan.
Written by This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it (Guest)
20. 21-04-2008 13:21
---
selingkuh tergantung niat jg kesempatan.agar tdk terjadi perselingkuhan.jgn sampai pikiran utk selingkuh ada dibenak kita. byk bersyukur & jg bersabar bisa terhindar dari perselingkuhan
Written by suci (Guest)
21. 04-05-2008 20:10
---
@atas 
 
lha kok bahasa'ne mirip kang napi .. wahahaha
Written by This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it (Guest)
22. 05-05-2008 01:13
---
bener kok, kalopun gag niat tp ada kesempatan, ya hajar aja. nikmat lhoo wkwkwk...
Written by This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it (Guest)

Write Comment


Name:
E-mail
Homepage
Title:
BBCode:Web AddressEmail AddressLoad Image from WebBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Comment:













Code:* Code
I wish to be contacted by email regarding additional comments

 
< Prev   Next >

 
 
kitty.gif
best view..

on 1024 x 768 pixel

with Latest Version of

Mozilla Firefox

& Opera

 

-

new posts..
new comments..
  QQ
He lost his arms in an accident that claimed his f...
  met ultah :D
saiyah keburu bayar sendiri sate saiyah... mbak fa telat.... [-(
  ya ampyuuuuuuuuun
happy birthday mbak faaa... *peluk*
  ulang tahun..
amin.. amin.. amin.. semoga terwujud.
advertise..
Advertise

Belanja di ModeKidz!

Domain Shop! - just create and register your own domain here, its cheap! price start at Rp. 27.600,-/year!

Web Hosting! - berbagai macam layanan hosting dari JogjaMedianet.

Hot Review - a movie review that must be read before your watch.

Human Relationship - you must read this, all about human relationship in black and white.

Ciqal's Handicraft - a handicraft outlet of Center for Improving Qualified Activity in Live of people with disabilities.

JogjaMedianet! - The Real Broadband Provider in Yogyakarta. Layanan : TV Kabel, Internet Kabel (HFC Network), Internet Wireless, Koneksi IIX, Datacenter.

BaliMedianet! - The Real Broadband Provider in Bali. Layanan : Internet Wireless, Koneksi IIX, Datacenter.

KebumenMedianet! - The Real Broadband Provider in Kebumen. Layanan : Internet Wireless, Koneksi IIX, Datacenter.

SiCerdik! - kunjungi Situs Cerdas dan Mendidik persembahan PT. SIMS.

Ovulation Calendar - an ovulation prediction program that uses menstrual cycle information to generate your personal fertility calendar, and lets you choose the gender of your baby.

 

 
blogroll...

aad aLe amma antobilang alex budianto arie subowo anangku andhika arezk asri tadda arya perdhana annots arie wibowo az-fa awandiga andress agus syafii adi wirasta aribowo-ayahshiva andi bagus beve berlian ratnasari bayu boy bunda key bina iman babenya alif cacing dewie sekar dhie dian dhona subroto diana winarno diditjogja dipto dhira didut dian ellya endang purwanti entik fame fertob gallery fa hilda hoeda hoedan hariadhi hahan isna intan ariestya ida safyan isma istantina indra pr isnuansa johan firdi kitafoto ketua rw08 kw kailani kiki linto luigi pralangga mae astee maryulis max meli meyrinda munawir cak moki monik myhammies maia maia&friends mas is ndutipul ndaaah nia nurul nabila nadiah alwi nurnisa nanda nunik nisa pepeng priyayisae pangsit priyadi rhien rahmat aini rini noer review film soni simbok ve triadi tata tikabanget tooopics unai uthie wiedy w@hyu yanti yahya nugroho zam-jogja zawaa

 

Hosted by Jogja Medianet © 2007 ArdiFa